Beranda OPINI Aku Bisa

Aku Bisa

164
0
BERBAGI

Netralnews.net,-Sering kali terlintas difikiranku bahwa “aku payah dalam hal ini” kalimat itu berulang ulang kali diucapkan hati dan pikiranku setiap kali aku melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan harapkanku. Itu membuat aku semakin down dan bingung aku harus bagaimana. Pikiran-pikiran negatif yang seringkali muncul menyebabkan stres, cemas maupun depresi obsesif.

Sumber permasalahan pola pikir yang negatif terhadap diri, lingkungan dan masalah yang dihadapi pada hakekatnya merupakan suatu ancaman bagi keberlangsungan hidup, kondisi stres dapat berlanjut menjadi gangguan mental dan perilaku, namun dapat pula tidak, karena tergantung pada kuat lemahnya status mental atau kepribadian.

Aku tau itu semua serta dampak dan akibatnya. Namun itu semua tersimpan diotak, aku tak memahami bagaimana cara kerja otak manusia, namun ternyata sang otak tidak mudah begitu saja menghapus apa saja yang terjadi dalam diri manusia.

Hal hal yang indah, menyakitkan, kesedihan, kegembiraan, kebencian,, kebaikan,cinta, semuanya tersimpan dengan baik di database otak. Dan itu semua sering tiba tiba muncul yang hanya dengan dipicu oleh hal sederhana, yang membuat kata kata itu kembali muncul “aku payah dalam hal ini” membuat ku tak percaya diri dan ragu untuk melakukannya.

Lalu apakah semua itu bisa dihapus dari otak? Sebab ada pepatah yang mengatakan semakin kita berusaha melupakannya maka ia akan semakin tertanam diotak kita.

Namun semakin kita memendamnya otak akan dengan sendiri menggalinya dan muncul tanpa kita sadari, bisa melalui mimpi, atau berupa sekilas ingatan tentang itu. Namun jauh dalam diri aku ingin berubah, aku tak ingin terus menerus stay pada situasi dimana aku terjebak dengan ketidakmampuan ku untuk merubah mindset ku agar menajdi lebih baik.

Langkah pertama yang aku lakukan adalah merubah pola pikirku dan menanamkannya dialam bawah sadar ku bahwa “aku bisa” dan memaafkan diri sendiri karna telah membuat aku slalu berkata “aku payah dalam hal ini” karna memaafkan tak hanya tertuju untuk orang lain ketika kita berbuat salah, namun meminta maaf pada diri sendiri juga akan membawa aura positif pada diri.

Lalu yang kedua, berfikir positif. Karna dengan berfikir positif kita mampu bertahan dengan situasi yang rawan stress, kita juga menemukan kondisi psikologis yang positif dan meningkatkan kemampuan untuk menyelesaikan berbagai masalah.

Memberi sugesti positif pada diri kita saat menghadapi kegagalan dapat membangkitkan motivasi pada diri. Lalu yang ketiga, jangan lupa untuk slalu berdoa,berusaha dan bersyukur atas apa yang terjadi.

Jadikan hari ini sebuah pelajaran agar hari esok menjadi lebih baik lagi, karna guru terbaik dikehidupan ini adalah kegagalan, belajarlah dari kegagalan untuk mencapai kesuksesanmu dimasa yang akan datang. Dan aku berjanji pada diri ku, aku tidak akan mengatakan itu lagi dan menggantinya dengan kata “AKU BISA”

By: Gita Fitri Handayani

LEAVE A REPLY